
Pantai Karangbolong Dipadati Pengunjung, Warung Makan Untung
0 menit baca
Yanti, seorang penjual makan pesisir Pantai Karangbolong, Kebumen, Jawa Tengah mengatakan, penjualan di hari kedua libur Lebaran meningkat pesat. Setiap harinya puluhan, bahkan ratusan pengunjung mengunjungi warungnya untuk membeli makan dan minuman.
"Meningkat banget tahun ini, dibandingkan tahun lalu, walaupun sama tapi tahun ini pengunjung lebih ramai," ucapnya kepada Tim Ekspedisi Mudik Lebaran 2025, Selasa (1/4/2025). Demi melayani pengunjung setiap harinya, Yanti rela membuka warungnya hingga malam.
Yanti mengungkapkan, di sepanjang pesisir pantai, terdapat warung hingga tempat makan. Wanita yang telah membuka warungnya sejak tahun 2024 itu ikut merasa senang akan antusiasme pemudik yang mengunjungi Pantai Karangbolong.
Menurutnya, pantai bagian laut selatan ini merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Tidak hanya itu, Yanti bercerita sebagian besar pekerjaan warga Kebumen adalah memproduksi gula merah dan Jawa.
"Mereka menanam pohonnya sendiri. Lalu diolah menjadi gula merah dan Jawa, " katanya.
Gula Jawa yang diolah oleh warga Kebumen ini kemudian dijajakan kembali ke pasar-pasar terdekat hingga luar Pulau Jawa. Oleh karenanya, tidak heran jika sebagian besar mata pencaharian warga Kebumen adalah petani pohon nira.
Meskipun demikian, Yanti mangatakan, bahwa saat ini Pantai Karangbolong melarang siapapun untuk berenang. "Karena ombaknya sedang besar, jadi hanya boleh bermain di bibir pantai saja," katanya, .
Berbeda dengan warung disebelahnya, Yanti menjajakan makanan yang berbeda, yaitu sosis panggang untuk menarik minat pelanggan. Tidak hanya itu, dirinya juga menjual kelapa segar yang terpampang menyegarkan di depan warung.
"Kalau kelapa bukan dari pohon sendiri. Tapi mengambil dari orang lain, terus saya jual lagi," ucapnya(*).