Breaking News :
WEB UTAMA
Tradisi Unik Ramadan di Berbagai Negara

Tradisi Unik Ramadan di Berbagai Negara

Dalam merayakan datangnya bulan Ramadan, banyak tradisi unik dilakukan di berbagai belahan dunia. Mengutip dari Akhuwat Australia, Kamis (27/2/2025), negara-negara dengan mayoritas muslim di dunia yang melakukan tradisi unik menyambut bulan suci ini.

Di Iran, tradisi berpuasa dimulai lebih awal di Provinsi Mazandaran. Masyarakat mulai berpuasa tiga hari sebelum Ramadan, sehingga mereka berpuasa selama 33 hari.

Sementara itu, di Azerbaijan, para wanita pada Jumat terakhir Ramadan menjahit kantong khusus untuk menyimpan uang hingga Ramadan berikutnya. Tradisi ini disebut Barkat Kisasi, yang berarti "kantong keberkahan."

Di Maroko, penabuh drum berpakaian tradisional membangunkan warga untuk sahur dengan berjalan di jalanan sebelum fajar. Tradisi serupa juga ditemukan di Turki, Yordania, Mesir, Suriah, Palestina, dan beberapa negara Afrika Utara serta Timur Tengah lainnya.

Di Uni Emirat Arab, masyarakat merayakan Haq Al Laila pada tanggal 15 Syaban. Anak-anak mengenakan pakaian terbaik, berkeliling ke rumah-rumah untuk menyanyikan lagu dan puisi.
Haq Al Laila, Tradisi Menyambut Ramadan yang Penuh Makna Kebersamaan

Anak-anak tersebut juga menerima permen dan kacang-kacangan yang dikumpulkan dalam kantong kain tradisional. Perayaan ini menjadi pengingat akan datangnya Ramadan sekaligus persiapan spiritual dan fisik bagi masyarakat.

Di Mesir, suasana Ramadan semakin semarak dengan hiasan fanous, lentera warna-warni yang terbuat dari kaca dan logam. Tradisi ini diyakini berasal dari masa Kekhalifahan Fatimiyah dan kini telah menjadi simbol Ramadan di berbagai negara Timur Tengah.

Sementara itu, di Lebanon, meriam Midfa al Iftar ditembakkan saat matahari terbenam sebagai penanda waktu berbuka puasa. Meriam khusus dari abad ke-19 ini hanya digunakan selama Ramadan.

Tradisi yang diyakini berasal dari Mesir pada era Mamluk tersebut masih dipertahankan di Turki serta beberapa negara Arab lainnya. Di Asia Selatan, masyarakat India, Pakistan, dan Bangladesh memiliki tradisi Chaand Raath, atau "Malam Bulan”.

Tradisi tersebut berlangsung pada malam terakhir bulan Ramadan. Begitu bulan Syawal terlihat, perayaan Idulfitri dimulai dengan pertukaran hadiah, makanan manis, serta belanja kebutuhan terakhir untuk hari raya.

Wanita dan anak perempuan juga menghiasi tangan mereka dengan mehndi atau henna sebagai bagian dari persiapan menyambut Idulfitri. Tradisi-tradisi unik ini menunjukkan betapa beragamnya cara umat Muslim di seluruh dunia merayakan Ramadan (*).
BERITA TERKINI
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar